Setiap pemimpin yang baik pasti memiliki caranya masing-masing dalam memimpin. Walaupun kelihatannya baik, namun itu bukanlah ciri-ciri seorang pemimpin yang cukup layak.

Pemimpin memiliki tanggung jawab yang besar dan harus terus bisa berinovasi bersama dengan timnya. Walaupun posisinya diatas para timnya, tetap saja tidak boleh berbangga dengan kedudukannya dan melakukan hal seenaknya.

Apa saja sih ciri-ciri pemimpin yang tidak layak tersebut? Simak Berikut!

1.Menyalahkan Pemimpin Sebelumnya

5 Ciri-Ciri Pemimpin Yang Tidak Layak

Setiap kali berganti pemimpin dalam suatu organisasi pastinya akan menerima warisan dari pemimpin-pemimpin sebelumnya dari segi peraturan hingga job para karyawan.

Dengan pemimpin yang baru, kalian sebagai pempimpin pun bebas mengubah semua itu dengan masuk akal. Apalagi, jika kalian memiliki visi dan misi yang baru bisa kalian tambahkan.

Namun, jika terjadi kendala disetiap warisan yang diberikan oleh pemimpin sebelumnya kalian tidak boleh menyalahkan pemimpin tersebut dan sebaiknya kalian mengoreksi mengapa hal itu bisa terjadi dan berhenti menyalahkan orang lain.

Jika kalian melakukan seperti itu maka vision dari para karyawan pun akan menganggap kalian buruk sebagai pemimpin dan tidak bisa bertanggung jawab atas kewajibannya untuk mengubahnya lebih baik lagi.

2. Banyak Alasan

Banyak Alasan

Tugas seorang pemimpin adalah bisa menghadapi berbagai kendala dengan bijak. Yang namanya manusia memang tidak luput dari kesalahan namun, setidaknya kalian tidak boleh banyak menggunakan alasan jika tidak menemukan sebuah solusi.

Semakin banyaknya alasan dan tidak adanya aksi akan membuat kalian diragukan sebagai seorang pemimpin, bahkan tim kalian akan bingung ingin melakukan apa karena banyak bicara.

Kalian harus bertanggung jawab dengan berbagai masalah yang kalian hadapi bukan malah melarikan diri dengan menggunakan alasan.

3. Enggan Bertanya Dan Meminta Bantuan

Enggan Bertanya Dan Meminta Bantuan
Kalian bukanlah manusia sempurna yang bisa melakukan hal sendiri. Sungkan saat bertanya sangatlah membuat diri kalian menjadi buntu dan tidak menemukan jalan dalam melakukan sesuatu pekerjaan.

Ego dan malu membuat kalian tidak mendapatkan apapun saat ingin menyelesaikan sesuatu. Jangan takut, karena kalian tidak akan dianggap bodoh dan kehilangan wibawa kalian sebagai pemimpin hanya karena banyak bertanya.

Hal tersebut malah membuat kalian lebih mendapatkan wawasan dan disukai para bawahan kalian, karena dianggap aktif.

4. Merasa Paling Benar

Merasa Paling Benar
Lagi-lagi kalian bukanlah manusia sempurna yang bisa selalu benar dalam segala hal. Kalian bisa kapan saja melakukan kesalahan. Dalam hal ini, kalian harus bisa segera sadar dan memperbaikinya dengan cepat.

Menjadi pemimpin bukan berarti kalian akan selalu benar dalam segala hal dan bukan berarti kalian tidak pernah salah.

Dalam hal ini kalian akan dikira sebagai orang yang sombong karena merasa selalu benar dan hal seperti ini tidak akan menaikkan derajatmu serta ditakuti oleh para pekerja lainnya.

Menjadi orang yang rendah hati dan menyadari kesalahan akan lebih dihargai oleh bawahan kalian.

5. Hanya Senang Memerintah

Hanya Senang Memerintah
Hal yang satu ini sudah banyak sekali dialami oleh para pemimpin. Selain membuat pekerjaannya lebih mudah, ia juga bertindak seenaknya. Jika kamu bisa melakukannya sendiri janganlah memerintah orang lain dan harus lebih inisiatif lagi.

Memang benar segala arahan terbentuk dari pemimpin, namun bukan berarti kalian selalu menyuruh orang untuk melakukannya. Dalam hal ini tentunya kalian akan di cap sebagai pengatur bukan pemimpin yang baik.

Nah, guys apakah kalian memilki salah satu dari ke-5 sifat diatas? Kalau ada, buang sifat tersebut ya! Karena, hal ini akan memperburuk nama baik kalian dan kalian tidak layak untuk menjadi pemimpin yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *