Michael Saul Dell lahir pada tanggal 23 Februari 1965 di Houstin, Amerika Serikat. Dell dilahirkan dari keluarga yang berada, ayahnya bernama Alexander Dell, adalah pialang saham sekaligus seorang ahli ortodontik dan ibunya bernama Lorraine Charlotte adalah seorang pialang saham.

Sama seperti para tokoh teknologi lainnya, Michael Dell sejak muda sudah menunjukan ketertarikannya pada teknologi, Sekalipun ayah menginginkan Michael mengikuti jejaknya dan berkarier di bidang kesehatan, namun minat dan bakatnya ternyata menunjukkan hal yang berbeda.

Sejak usia 7 tahun, dia begitu tertarik dengan sebuah benda penghitung digital berteknologi, tak lain adalah sebuah kalkulator pertama miliknya yang dapat menarik rasa ingin tahu seorang Michael Dell.

Kisah Michael Dell Yang Tak Banyak Diketahui

Walau begitu, disisi lain ia juga mengaku tertarik dengan pasar saham dan bisnis. Dia kemudian mempelajari juga beberapa aspek keuangan dari Ibunya. Terinsprasi dari kedua orangtuanya, Dell telah merintis usahanya sejak di bangku sekolah.

Jiwa berbisnis Michael Dell sudah mulai terasah sejak muda, di usia remaja, Michael berusaha memperoleh penghasilannya sendiri dengan bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran Chinese food di kawasan Texas, dengan upah sebesar US$ 2.3 per jam.

Uang hasil kerja ini dikumpulkan Michael kemudian digunakannya untuk membeli dan mengoleksi berbagi perangko

Hobi mengumpulkan perangko membawanya memperoleh uang senilai US$ 2.000 dengan menjual seluruh koleksi perangkonya, jumlah itu bisa dikatakan jumlah yang sangat banyak bagi anak usia 12 tahun.

Dapat dikatakan sekalipun bukan faktor ekonomi yang mendorong ia untuk bekerja, ada sebuah kemauan, yang membuat Dell muda perlahan menggali potensi dalam dirinya.

Setelah gemar bermain komputer di Radio Shack. Pada usianya beranjak 15 tahun, ia mendapatkan komputer pertamanya “Apple II”.

Rasa ingin tahunya akan benda canggih ini, membuat Michael lalu membongkar dan mempelajari komponen dan mengamati bagaimana cara kerja dari sistem komputer kemudian merakitnya kembali.

Michael sempat bekerja paruh waktu pada divisi pemasaran Houston Post saat dia masih menyelesaikan sekolahnya di Memorial High School.

Pekerjaan tersebut memberikan Michael pengalaman untuk mempelajari beberapa strategi penjualan. Melihat sistem penjualan yang kurang efektif, Dell kemudian merancang rencana pemasaran baru yang terbukti lebih berhasil.

Salah satunya adalah ia menyadari bahwa pasangan yang baru menikah atau pendatang baru di daerah itu adalah calon pembeli potensial. Lewat strateginya, dalam setahun Michael berhasil mendapatkan US$ 18.000 di usia mudanya.

Menjadi seorang dokter adalah keinginan orang tua Michael, Pada tahun 1983 akhirnya ia mendaftar di University of Texas di Austin. Walaupun mengambil jurusan kesehatan, Michael tetap melakukan apa yang menjadi kesukaannya, bisnis dan teknologi.

 

Dari sinilah, keinginan Michael dell untuk menjadi seorang pengusaha semakin kuat. Lalu secara diam-diam, ia mendirikan sebuah usaha kecil komputer pertamanya.

Di usianya yang ke-19 akhirnya Michael memutuskan untuk memulai bisnis komputernya secara mandiri yang dinamainya PCs Limited dan berlokasi di asrama Universitas Texas.

Usaha yang ia jalani dari kamarnya ini hanya berbekal modal US$ 1000 yang merupakan uang tabungannya sendiri dan tambahan dari keluarganya.

Ia berupaya untuk menjual komputer rakitannya sendiri yang memiliki spesifikasi unggulan dan harga yang jauh lebih terjangkau ditambah dengan garansi gratis setahun.

Pada paruh kedua tahun pertamanya, Dell telah menjual komputer senilai US$ 80.000. PCs Limited adalah sebuah bisnis teknologi yang unik dan mampu berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang membuat perusahaan ini dapat meraih sukses besar dan meraup omzet mencapai US$ 73 juta.

Michael mengembangkan produk komputer pertamanya dengan produk yang dinamakan PC Turbo. Michael pun makin menekuni usahanya dalam mengoprek komputer, alhasil dia mengambil keputusan untuk berhenti studi di Universitas Texas.

PC’s Limited akhirnya go public pada tahun 1988 dan kemudian berganti nama menjadi Dell Computer Corporation dan mulai berekspansi secara global ke tingkat yang lebih besar juga diiringi dengan pelayanan Dell yang menyediakan fasilitas pelayanan di tempat.

Di usia yang relatif masih muda yakni 27 tahun, Michael Dell berhasil menduduki posisi sebagai CEO paling muda dengan perusahaan besar yang masuk dalam daftar perusahaan top versi majalah Fortune.