Saat kita kecil mungkin kita mengenal jajanan rumput laut bermerk Tao Kae Noi. Rumput laut ini memang sangat enak dan gurih serta menggoda setiap kali kita melihatnya.
Dulu, jajanan ini masih sangat murah, kira-kira Rp 1.500 untuk satu pcs nya. Namun sekarang sudah terbilang mahal karena untuk satu pcs nya bisa dihargai Rp 5.000 kalau tidak salah.

Kesuksesan Tao Kae Noi yang berasal dari Thailand ini bahkan hingga sampai ke Indonesia dan laku keras di negara ini.
Namun, tak banyak yang tahu bahwa pemilik usaha ini merupakan seorang anak berumur 16 tahun yang merupakan seorang pecandu game online.

Ia telah mencoba berbagai bisnis untuk menghidupi dirinya dan keluarganya namun belum banyak yang berhasil.
Bahkan, di umurnya yang ke 18 tahun ia telah memiliki hutang yang diwariskan dari keluarganya sebesar 40 Juta Baht.

Ia melakukan berbagai cara demi bisa melunasi hutang tersebut. Lalu di umurnya yang ke 19 tahun ia membuat sebuah percobaan dalam menciptakan sebuah snack rumput laut.
Awalnya ia mencoba-coba membuat resep rumput laut yang enak bersama dengan neneknya. Namun, karena kasihan melihat neneknya yang berusaha, akhirnya ia yang mencoba membuatnya.

Karena ia merupakan laki-laki, ia tidak bisa menggoreng dan hasilnya ia malah terus terkena cipratan minyak hasil penggorengan tersebut.
Resep pertama yang ia buat gagal terus dan menciptakan rasa yang pahit dan sangat tidak layak untuk dimakan.
Ia lalu terus mencoba hingga persediaan rumput laut yang ia miliki sudah habis. Lalu, suatu hari neneknya meninggal dunia.

Ia pun bersedih dan menangis di dapur rumahnya sambil melihat sisa-sisa percobaan yang telah ia lakukan sebelumnya.
Di sana, ia menemukan sepotong rumput laut yang telah basah terkena hujan. Ia lalu mengeringkannya dan mencoba menggorengnya.

Saat dicicipi, ternyata rumput laut tersebut memiliki rasa yang enak dan juga tidak pahit seperti sebelumnya. Dari sinilah ia mengetahui bahwa sebelum digoreng, rumput laut harus dicuci terlebih dahulu.
Ia lalu mulai membuat produknya dan menawarkannya ke Seven Eleven namun belum memiliki bungkusan produk yang bagus.

Karena standar seven eleven tinggi, produknya ditolak mentah-mentah bahkan sebelum pemilik seven eleven tersebut mencicipinya.
Ia lalu kembali ke rumah dan kebetulan ada sebuah toko atau perusahaan yang mau bekerja sama dengannya.

Lalu, muncullah produk Tai Kae Noi ini. pemilik Tao Kae Noi bernama Top ini bahkan membangun pabriknya sendiri untuk menjalankan bisnisnya lebih dalam lagi.
Dari sini, ia terus menciptakan keuntungan besar serta produknya laris dimana-mana. Di usianya yang masih muda bahkan ia telah menciptakan ratusan juta baht per tahunnya.

Ia juga sekarang telah memiliki 2.000 orang staf di dalam perusahaannya setelah berusaha selama kurang lebih 7 tahun lamanya.
Top menggambarkan seorang yang hebat dan pantang menyerah dalam melakukan suatu hal. Padahal, ia sempat terjatuh berkali-kali bahkan ditipu oleh penjual DVD.

Namun, ia tidak menyerah dan terus mencoba hingga Tuhan seakan-akan memberikannya sebuah jalan untuk sukses, lewat air hujan tersebut.
Dari sini kita bisa belajar bahwa kesuksesan tidak datang menghampiri begitu saja. Kita tetap harus berusaha untuk menggapainya sendiri.
Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang saat ini sedang berusaha membangun sebuah bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *